BENUANTA – Setiap investor memiliki kemampuan yang berbeda untuk memahami berbagai jenis investasi. Salah satunya adalah investasi reksadana, yang mungkin bagi sebagian investor masih sulit untuk dipahami.
Untuk lebih menarik dan mudah diingat, Anda dapat memahami investasi reksadana dengan konsep ‘fruit salad’ atau ‘salad buah’. Bagaimana caranya?
Oleh karena itu, Anda dapat menyimak pembahasan komprehensif pada artikel di bawah ini. Mari pahami investasi reksadana dengan insight baru, mudah serta menarik!
Memahami Investasi Reksadana dengan Konsep “Fruit Salad”
Jika Anda pernah menikmati salad buah, Anda tentu tahu bahwa kuliner tersebut merupakan campuran dari aneka buah-buahan. Sehingga, rasa yang diciptakan sangat segar dan unik.
Dimulai dari sini, Anda dapat memahami bahwa investasi reksadana mirip seperti salad buah, yang mana terdiri dari berbagai jenis investasi dengan karakteristik masing-masing dan saling melengkapi.
Untuk lebih paham terkait konsep “fruit salad” pada investasi reksadana, Anda dapat menyimak pembahasan berikut:
- Ada Strategi Diversifikasi
Anda dapat mulai menganggap investasi reksadana seperti salad buah. Campuran buah-buahan segar dalam satu wadah dapat diartikan sebagai instrumen reksadana yang berbeda-beda dalam satu portofolio.
Konsep ini dinamakan diversifikasi, yang mana menjadi karakteristik khas dari investasi reksadana. Semakin beragam produk reksadana Anda, maka semakin optimal return yang Anda dapatkan.
- Profil Risiko = Spicy Level in Fruit Salad
Sama halnya rasa pedas di dalam sebuah wadah salad buah. Masing-masing penikmatnya pasti memiliki toleransi tingkat kepedasan yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, dalam aspek berinvestasi reksadana, Anda dapat menganggap spicy level ini sebagai profil risiko investor. Terdapat tiga jenis profil risiko, yaitu profil risiko rendah (konservatif), profil risiko menengah (moderat) dan profil risiko tinggi (agresif).
- Memahami NAV
Saat Anda ingin menikmati salad buah, berarti terdapat harga yang harus Anda bayar. Begitu pula saat ingin berinvestasi reksadana, yang mana setiap unitnya memiliki NAV (Nilai Aset Bersih).
Kondisi NAV pada reksadana sangat fluktuatif dan tergantung pada kinerja masing-masing portofolio. Sederhananya, variasi NAV pada pasar uang sama seperti harga salad buah yang bervariasi pada tiap pedagang.
- Peran Manajer Investasi = Chef
Pada investasi reksadana, salah satu peran krusial yang berpengaruh pada untung dan ruginya portofolio Anda adalah Manajer Investasi (MI). Sama seperti salad buah yang lezat membutuhkan koki terampil untuk meraciknya.
Peran Manajer Investasi dalam mengelola dana reksadana disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda. Seperti koki salad buah, para profesional ini akan memastikan dana dikelola dengan hati-hati dan profesional.

Optimalisasi Imbal Hasil Reksadana
Memahami metode berinvestasi reksadana dengan konsep “salad buah” tidaklah sulit. Adanya aspek diversifikasi, Manajer Investasi dan NAV pada reksadana memberikan pilihan beragam bagi para investor dengan tujuan yang sama, yaitu mengoptimalkan imbal hasil.
Adapun cara lain yang dapat membantu Anda dalam optimalisasi imbal hasil investasi reksadana dapat dipahami berikut ini:
- Memilih Portofolio Terpercaya
Melakukan seleksi ketat pada daftar portofolio reksadana merupakan cara efisien bagi Anda yang ingin meningkatkan keuntungan. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan reputasi portofolio.
Umumnya, investor akan memilih produk reksadana dengan AUM (Asset Under Management) yang relatif besar, yaitu di atas Rp500 miliar.
Selain itu, di dalam memilih portofolio reksadana yang bagus, Anda tidak hanya melihat imbal hasil yang tinggi. Namun, perhatikan pula konsistensi kinerja portofolio dalam 1-3 tahun terakhir. Lalu, bandingkan dengan indeks acuan (benchmark).
- Disiplin dalam Finansial
Mengoptimalisasi imbal hasil reksadana dapat Anda lakukan dengan cara disiplin secara finansial. Walaupun pada investasi reksadana terdapat horizon waktu pendek, namun akan lebih baik jika Anda memaksimalkan keuntungannya.
Berbagai cara dapat dilakukan untuk tetap disiplin secara finansial. Salah satunya memanfaatkan fitur SIP (Systematic Investment Plan).
Fitur ini merupakan metode investasi rutin otomatis dengan nominal tetap dan jangka waktu yang dapat diatur sendiri oleh investor. Memanfaatkan fitur SIP dapat membantu investor untuk tetap disiplin dalam berinvestasi.
- Pelajari Literasi Finansial
Terakhir, pelajari terus literasi finansial untuk memberikan insight yang luas dan terbaru. Hal ini bertujuan agar Anda mampu mengambil peluang-peluang strategis dalam mengambil keputusan investasi.
Pastikan Anda memiliki prinsip dan tujuan finansial yang kuat. Lalu berikutnya diikuti dengan memulai berinvestasi sedini mungkin, bahkan saat Anda memiliki gaji pertama.
Mengoptimalkan Imbal Hasil Reksadana dengan Pengelolaan yang Tepat
Memahami cara kerja investasi reksadana dapat dianalogikan seperti menikmati seporsi salad buah. Di dalamnya terdapat beragam jenis buah yang masing-masing memiliki karakter berbeda, seperti halnya portofolio reksadana yang terdiri dari berbagai aset investasi.
Rasa yang seimbang dari salad buah tentu tidak lepas dari racikan chef yang tepat. Dalam reksadana, peran tersebut dijalankan oleh Manajer Investasi yang bertugas mengelola komposisi aset agar tetap sesuai dengan strategi dan tujuan investasi. Karena itu, kualitas pengelolaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung potensi imbal hasil portofolio.
Untuk membantu proses tersebut, layanan perbankan prioritas DBS Treasures dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin mengelola reksadana secara lebih terarah. Melalui dukungan Manajer Investasi profesional, pengelolaan produk dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan investasi jangka panjang.
Selain itu, strategi diversifikasi ke berbagai jenis aset juga membantu mengurangi ketergantungan pada satu instrumen tertentu. Dukungan tim ahli finansial DBS yang proaktif dalam memberikan analisis pasar dan peluang terkini turut menjadi nilai tambah bagi investor dalam membaca dinamika pasar dengan lebih percaya diri.
Kemudahan akses digital juga menjadi bagian penting dari pengalaman investasi modern. Melalui Aplikasi DBS digibank, nasabah dapat melakukan berbagai transaksi reksadana selama 24/7, mulai dari pembelian, penjualan, switching, hingga registrasi SID atau Single Investor Identification.
Dengan pengelolaan profesional, diversifikasi yang tepat, serta akses investasi yang praktis, reksadana dapat menjadi bagian dari strategi portofolio yang lebih seimbang. Bersama DBS Treasures, investor dapat membangun racikan investasi yang tidak hanya beragam, tetapi juga lebih selaras dengan tujuan finansial jangka panjang.



