BENUANTA – Rencana reuni kelompok idola X1 yang seharusnya menjadi kabar bahagia justru memicu kekhawatiran di kalangan penggemar. Hal ini dipicu oleh keterlibatan sosok produser Ahn Joon Young dalam pembicaraan proyek tersebut.
Ahn Joon Young diketahui merupakan figur sentral di balik skandal manipulasi suara yang menyebabkan pembubaran grup tersebut enam tahun silam. Kini ia kembali muncul dan menemui para mantan anggota X1 untuk membahas sebuah program baru.
Langkah ini dinilai berisiko mengingat rekam jejak sang produser yang pernah terjerat kasus hukum. Meski demikian pertemuan tersebut tetap terlaksana guna menjajaki potensi kerja sama di masa depan.
Seorang sumber industri hiburan membenarkan adanya perjumpaan antara produser dan para idola itu. Ia menyebut pertemuan itu baru saja terjadi belum lama ini.
“PD Ahn Joon Young bertemu dengan anggota X1 kemarin,” ungkap sumber tersebut, Kamis (22/1/26).
Membuka Luka Lama
Topik utama dalam diskusi tersebut adalah pembuatan tayangan realitas yang menyerupai konsep Wanna One Go. Format ini diharapkan bisa mengembalikan kenangan manis interaksi antar anggota di layar kaca.
Namun kehadiran Ahn Joon Young dikhawatirkan akan memantik reaksi negatif dari publik Korea Selatan. Banyak pihak menyayangkan jika momen kembalinya X1 harus dibayangi oleh sosok yang pernah mencoreng nama baik kompetisi tersebut.
Sumber tersebut lantas menjelaskan detail mengenai isi pembicaraan mereka. Fokus utamanya adalah kemungkinan memproduksi konten yang bisa dinikmati penggemar seperti sedia kala.
“Mereka mendiskusikan kemungkinan syuting program reality show seperti Wanna One Go,” tuturnya.



