Search
Close this search box.

LPG 3 Kg di Kaltim Aman, Pertamina: Beli Wajib Tunjukkan KTP

Benuanta.id – Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tak perlu khawatir kehabisan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi 3 kg. Pasalnya, kuota LPG 3 kg di wilayah itu masih mencukupi hingga akhir tahun 2024. Demikian disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, Rabu (10/1).

Menurut Arya, stok LPG 3 kg di Kaltim saat ini aman dengan ketahanan hari akumulatif selama 6-8 hari. Namun, ia mengingatkan bahwa ada kebijakan baru yang harus dipatuhi oleh konsumen, yaitu menunjukkan KTP saat membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi Pertamina.

“Kebijakan ini berdasarkan sistem pendataan yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No37/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas Tertentu Tepat Sasaran. Tujuannya agar LPG 3 kg hanya diterima oleh masyarakat yang berhak,” jelas Arya.

Baca juga  KemenKopUKM Siapkan Credit Scoring untuk KUR Tanpa Agunan

Arya juga menjamin bahwa ketersediaan stok LPG 3 kg di pangkalan terus dipantau melalui sistem. Jika ada kekurangan stok, agen LPG setempat akan segera mengirimkan dan memenuhi stok di pangkalan. “Masyarakat tidak perlu panik membeli, cukup sesuai dengan kebutuhan saja,” ujarnya.

Sejak 1 Januari 2024, pemerintah bersama Pertamina telah menetapkan bahwa hanya pengguna yang sudah terdaftar yang bisa membeli LPG 3 kg. Masyarakat diharapkan mendaftarkan diri menggunakan KTP kepada Sub-Penyalur atau pangkalan resmi untuk mendapatkan LPG subsidi 3 kg.

Baca juga  Pertamina: Beli LPG 3 kg Bersubsidi di Pangkalan Resmi, Jangan di Pengecer

“Selama di pangkalan resmi, Pertamina pastikan harga eceran tertinggi (HET) sesuai dengan ketetapan yang berlaku di wilayah masing-masing. Misalnya di Kota Samarinda sebesar Rp 18.000,- per tabung. Di luar pangkalan resmi seperti pengecer, Pertamina tidak bisa menjamin harga sesuai HET dan tidak bisa menindak pengecer karena bukan penyalur resmi,” ungkap Arya.

Selain itu, Pertamina juga telah melakukan inspeksi ke penyaluran resmi yaitu pangkalan untuk memperketat proses pendistribusian LPG 3 kg. Arya mengatakan bahwa Pertamina juga melakukan penertiban kepada usaha-usaha yang tidak berhak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi dan pembinaan kepada agen dan pangkalan resmi LPG 3 kg yang tidak menyalurkan sesuai aturan yang ditetapkan.

Baca juga  Pertamina Siapkan Stok BBM dan LPG Jelang Nataru

“Kami akan terus melakukan monitoring dan pembinaan kepada penyalur resmi/pangkalan untuk penyaluran subsidi LPG 3 kg, sehingga ketersediaan LPG subsidi 3 kg untuk masyarakat terus terpenuhi dan tepat sasaran, serta tidak ada penyelewengan harga di atas HET. Kami tidak segan-segan memberikan sanksi kepada penyalur resmi yaitu agen dan pangkalan yang terbukti menyalahi aturan tersebut. Sanksi bisa berupa pengurangan suplai atau bahkan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” pungkasnya.

Hosting Murah

Berita Terbaru
lpg 3 kg,lpg 3 kg subsidi,pertamina samarinda

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved