BENUANTA – Ribuan pengguna platform media sosial X (sebelumnya Twitter) milik Elon Musk melaporkan gangguan akses pada Selasa (18/11/2025) pagi waktu Amerika Serikat, atau malam waktu Indonesia.
Gangguan ini terjadi hampir bersamaan dengan masalah infrastruktur yang dialami oleh Cloudflare, memicu dugaan adanya keterkaitan antara kedua insiden tersebut.
Situs pelacak gangguan digital, Downdetector.com, mencatat adanya lonjakan laporan yang signifikan. Hingga pukul 06.51 ET (18.51 WIB), tercatat lebih dari 5.600 laporan masuk dari pengguna yang mengeluhkan masalah pada platform X.
Waktu Kejadian Berdekatan
Dugaan efek domino menguat karena gangguan pada X terjadi hanya beberapa menit setelah Cloudflare melaporkan masalah. Sekitar pukul 06.40 ET, Cloudflare melalui laman statusnya menyatakan sedang menyelidiki isu yang berdampak pada layanannya.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi apakah kedua gangguan ini saling terkait, waktu kejadian yang sangat berdekatan menimbulkan spekulasi bahwa masalah pada infrastruktur web Cloudflare turut menyeret layanan X.
“Kami sedang bekerja untuk memahami dampak penuh dan memitigasi masalah ini,” tulis pernyataan Cloudflare.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak X maupun Cloudflare belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar dari Reuters. Sementara itu, dampak gangguan ini juga merembet ke pasar saham, di mana saham Cloudflare dilaporkan anjlok 4,1% pada perdagangan pra-pasar.



