Search
Close this search box.

Polisi Gagalkan Penyelundupan 15 Kg Sabu dan 3.400 Ekstasi di Bulungan

Benuanta.id – Polresta Bulungan menggagalkan upaya penyelundupan 15 kilogram sabu-sabu dan 3.400 butir ekstasi dari Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, ke Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Tiga orang tersangka diamankan dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu, 9 Desember 2023.

“Kami mengamankan dua warga Kota Tarakan dan satu warga Pulau Sebatik sebagai pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi,” ujar Kapolresta Bulungan Kombes Pol. Agus Nugraha kepada wartawan di Tanjung Selor, Kamis (14/12).

Menurut Agus, penangkapan para tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman narkotika melalui jalur darat dari Pulau Sebatik ke Bulungan. Tim gabungan dari Satuan Reserse Narkoba dan Sabhara Polresta Bulungan kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian di sepanjang jalan trans Kalimantan, Kecamatan Tanjung Palas.

Baca juga  Slamet Riyadi Ditemukan Selamat Setelah Hilang 9 Hari di Hutan Loa Kulu

“Kami berhasil menghentikan sebuah mobil bak terbuka yang dicurigai membawa narkotika. Setelah dilakukan penggeledahan, kami menemukan 15 bungkus sabu-sabu dengan berat total 15 kilogram dan empat bungkus ekstasi dengan jumlah 3.400 butir,” ungkap Agus.

Narkotika tersebut disembunyikan di dalam dashboard mobil dan di dalam bantal yang ada di kursi penumpang. Polisi lalu mengamankan pengemudi mobil, berinisial DR, yang mengaku mendapat perintah dari seseorang bernama RL untuk mengambil narkotika di Sebatik dan mengantarnya ke Pinrang, Sulawesi Selatan, melalui jalur Kalimantan Utara.

Baca juga  Unit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Selain DR, polisi juga menangkap AR, yang merupakan teman DR dan juga suruhan RL dan BD, di sebuah SPBU di Tanjung Selor. Polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan menangkap R, yang diduga sebagai perantara dari jaringan penyelundupan narkotika asal Malaysia, di Kampung Empat, Tarakan Timur.

Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolresta Bulungan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu beberapa orang lain yang terlibat dalam kasus ini dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca juga  Dirlantas Polda Kaltim Resmikan Sirkuit Baru Uji SIM Kendaraan Roda Dua

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) subsider Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling banyak Rp12,5 miliar.

Hosting Murah

Berita Terbaru

Narahubung

© Copyright 2018 – 2023 PT Benuanta Oetama Madjoe Djaya, All Rights Reserved