Coba-coba Formasi Berujung Bencana: Real Madrid Jadi Korban Eksperimen Xabi Alonso

Fathur

BENUANTA – Kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Piala Dunia Antarklub menyisakan pekerjaan rumah besar bagi pelatih Real Madrid, Xabi Alonso. Ia baru mengambil alih tim di akhir musim La Liga, menyusul kepergian Carlo Ancelotti ke Brasil. Hasil pertandingan ini menunjukkan bahwa Alonso masih butuh banyak waktu untuk menyempurnakan racikannya.

Alonso diketahui tengah melakukan berbagai eksperimen formasi. Ia mencoba skema dengan empat dan lima bek. Sayangnya, upaya ini terkendala absennya bek kanan Inggris Trent Alexander-Arnold karena cedera. Gelandang Federico Valverde terpaksa dipasang di posisi itu, yang tentu saja bukan peran naturalnya.

Situasi makin diperparah dengan minimnya work rate dari beberapa pemain depan Madrid. Dazn pundit Andros Townsend menyoroti masalah ini.

“Vinicius Jr dan Mbappe tidak melacak kembali di sisi-sisi dan itu masalah besar dalam formasi ini,” kata Townsend.

Ia menambahkan, bek kiri Fran Garcia juga terlihat tidak senang.

“Fran Garcia tidak senang, dia sama sekali tidak mendapat bantuan di sisi kiri,” tambah Townsend.

Alonso sendiri mengakui bahwa timnya masih dalam tahap awal pembangunan. Ia membandingkan dengan PSG yang sudah dua tahun membangun tim mereka.

“Mereka telah membangun selama dua tahun dan kami baru memulai jadi kami akan membutuhkan waktu. Kami harus belajar dari hari ini, tetapi perasaan saat ini tidak yang terbaik,” ujar Alonso.

Ia berharap timnya dapat memanfaatkan jeda yang ada untuk berbenah.

“Kami butuh istirahat yang layak. Ini bukan awal tahun depan, ini hanya akhir musim ini. Setelah hanya tiga minggu di sini saya pikir kami bisa mengambil hal positif. Kami akan mengambil pelajaran dari hari ini,” pungkas Xabi Alonso.

Bagikan:

Baca Juga