Chelsea Sibuk Urus Garnacho, Tottenham Mulus Dapatkan Simons

Fathur

Chelsea Sibuk Urus Garnacho, Tottenham Mulus Dapatkan Simons

BENUANTA – Tottenham Hotspur dilaporkan berhasil memenangkan perburuan untuk mendapatkan gelandang serang RB Leipzig, Xavi Simons. Keberhasilan ini tidak lepas dari pergerakan rival sekota mereka, Chelsea, yang sibuk merampungkan transfer Alejandro Garnacho dari Manchester United.

Menurut laporan BBC pada Jumat (29/8/2025), Simons kini sudah berada di Inggris dan telah menyelesaikan tes medisnya. Kesepakatan akhir antara Tottenham dan Leipzig diperkirakan akan tuntas dalam 24 jam ke depan.

Momen Kunci Saat Chelsea Alihkan Fokus

Chelsea sebenarnya telah lama menempatkan Xavi Simons dalam daftar target utama mereka. Namun, dalam beberapa hari terakhir, The Blues memutuskan untuk memprioritaskan dan mempercepat upaya mereka merekrut pemain sayap Manchester United, Alejandro Garnacho.

Fokus Chelsea pada kesepakatan senilai £40 juta untuk Garnacho tersebut secara efektif membuka pintu bagi para pesaing lain untuk mendekati Simons. Momen inilah yang dimanfaatkan oleh Tottenham.

Spurs Bergerak Cepat Manfaatkan Peluang

Tottenham, yang juga sudah lama meminati Simons, melihat ini sebagai sebuah kesempatan emas. Setelah melalui musim panas yang penuh frustrasi karena gagal mendapatkan target gelandang serang lain seperti Morgan Gibbs-White dan Eberechi Eze, Spurs bergerak cepat.

Mereka dilaporkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan RB Leipzig untuk paket transfer senilai 60 juta euro (sekitar £51.8 juta).

Optimisme di kubu Tottenham juga tinggi karena sang pemain disebut terbuka untuk pindah ke London Utara.

Akhir dari Perburuan Gelandang Serang

Keberhasilan merekrut Xavi Simons akan menjadi sebuah kemenangan besar bagi Tottenham di bursa transfer. Ia akan menjadi rekrutan besar ketiga mereka musim panas ini setelah Joao Palhinha dan Mohammed Kudus.

Kedatangan pemain internasional Belanda itu akan mengisi kekosongan krusial di posisi gelandang serang dalam skuad asuhan pelatih Thomas Frank, sekaligus mengakhiri perburuan panjang mereka yang penuh liku.

Bagikan:

Baca Juga