BENUANTA – Manajemen ADOR mengambil langkah hukum tegas setelah mengakhiri kontrak kerja sama dengan Danielle. Agensi tersebut memastikan akan mengajukan gugatan perdata terhadap mantan anggota grup NewJeans itu pada Senin (29/12/2025).
Gugatan ini tidak hanya sekadar formalitas pemutusan hubungan kerja semata. Pihak perusahaan secara spesifik menuntut pembayaran denda penalti serta uang ganti rugi atas kerugian material yang dialami perusahaan.
Menyeret Keluarga dan Mantan CEO
Selain Danielle agensi juga membidik pihak pihak lain yang dianggap bertanggung jawab atas kekacauan ini. Salah satu anggota keluarga Danielle dan mantan CEO Min Hee Jin turut diseret untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum.
Agensi menilai kedua pihak tersebut memiliki peran signifikan dalam memicu sengketa berkepanjangan ini. Tindakan mereka dianggap menjadi penyebab utama keluarnya Danielle dari grup serta terhambatnya aktivitas pemulihan artis ke dalam manajemen.
Kontras dengan Nasib Anggota Lain
Langkah agresif ini berbanding terbalik dengan pendekatan manajemen terhadap empat anggota NewJeans lainnya. Haerin dan Hyein telah lebih dulu mengumumkan kepulangan mereka sementara Hanni baru saja menyepakati untuk kembali dan Minji masih dalam tahap negosiasi.
Manajemen menegaskan bahwa berkas perkara untuk menuntut hak perusahaan tersebut segera didaftarkan ke pengadilan. Pihak ADOR menyampaikan konfirmasi singkat mengenai rencana gugatan yang menyasar aspek finansial tersebut.
Kami berencana mengajukan gugatan hari ini untuk menuntut biaya penalti dan ganti rugi terhadap Danielle.



