Chungha Akui Proyek Reuni I.O.I Justru Menguras Dompet Para Anggota

Bisnis

Chungha Akui Proyek Reuni I.O.I Justru Menguras Dompet Para Anggota

BENUANTA – Solois ternama Chungha membuat pengakuan mengejutkan sekaligus mengharukan mengenai proyek reuni akbar girl group legendaris I.O.I. Di balik kemegahan panggung ulang tahun ke-10 mereka, Chungha secara blak-blakan mengungkapkan bahwa proyek ini sama sekali tidak mendatangkan keuntungan materi, melainkan justru menguras finansial para anggotanya.

Dalam sebuah wawancara terbaru, Chungha menceritakan realita pahit di balik layar industri hiburan saat mencoba menyatukan kembali grup yang telah lama bubar. Dibandingkan dengan berfokus pada aktivitas solo masing-masing anggota yang jauh lebih menghasilkan uang, berkumpul kembali sebagai I.O.I rupanya membutuhkan pengorbanan finansial yang tidak sedikit.

“Jika kami berbicara jujur mengenai aspek finansial, proyek reuni ini sebenarnya membuat kami kehilangan banyak pendapatan dari aktivitas solo. Kami bahkan harus merogoh kocek sendiri untuk beberapa hal,” ungkap Chungha, Minggu (31/5/26).

Keterbatasan Dana dan Dukungan Sukarelawan

Krisis pendanaan menjadi tantangan terbesar dalam merealisasikan comeback historis ini. Karena para anggota kini bernaung di bawah agensi yang berbeda-beda, koordinasi modal menjadi sangat rumit.

Berikut adalah beberapa fakta pilu di balik layar produksi reuni I.O.I:

  • Produksi Album Terbatas: Keterbatasan anggaran membuat cetakan awal album fisik reuni mereka hanya dibatasi sebanyak 10 ribu kopi saja.
  • Kerja Sukarela Kru Kreatif: Banyak kolaborator, koreografer, dan tim produksi lama yang bersedia terlibat dan bekerja dengan bayaran minim—bahkan sukarela—karena rasa cinta mereka kepada grup ini.
  • Biaya Operasional Mandiri: Beberapa akomodasi latihan dan koordinasi dasar terpaksa ditanggung secara mandiri oleh para anggota demi kelancaran proyek.

Janji 10 Tahun yang Jauh Lebih Mahal dari Materi

Chungha menegaskan bahwa sejak awal dirinya menggalang komunikasi antar-anggota dengan mentalitas tanpa beban (nothing to lose). Fokus utama mereka bukan lagi mencari popularitas baru atau keuntungan komersial, melainkan murni untuk menepati janji komitmen 10 tahun yang pernah mereka ucapkan kepada para penggemar saat perpisahan dahulu.

Meskipun harus merugi secara finansial, seluruh personel I.O.I dilaporkan tidak peduli dan tetap bahagia. Bagi mereka, kesempatan untuk kembali berdiri di atas panggung yang sama dan melihat air mata kebahagiaan para fans adalah bayaran yang jauh lebih berharga daripada nominal uang.

Bagikan:

Baca Juga