BENUANTA – Agensi ADOR kini harus menghadapi tantangan hukum baru setelah lagu terbaru NewJeans yang berjudul How Sweet resmi digugat atas dugaan plagiarisme. Gugatan tersebut secara spesifik menyasar struktur melodi dan bagian baris nada utama atau top line yang dianggap memiliki kemiripan signifikan dengan karya lain, Sabtu (9/5/26).
Pihak penggugat mengklaim bahwa terdapat kesamaan teknis yang tidak bisa diabaikan dalam komposisi lagu yang sedang populer tersebut. Masalah ini menjadi perhatian serius bagi industri musik karena menyentuh aspek paling mendasar dari hak cipta sebuah karya lagu.
Detail Teknis Melodi yang Dipermasalahkan
Tim hukum penggugat menyatakan bahwa ada bagian tertentu dalam melodi How Sweet yang sangat identik dengan lagu yang sudah dirilis sebelumnya. Mereka menuding pihak produser ADOR mengambil elemen kreatif tersebut tanpa izin atau memberikan atribusi yang sah kepada pencipta aslinya.
Gugatan ini menekankan bahwa kemiripan pada top line bukan sekadar kebetulan semata melainkan adanya indikasi pengambilan struktur nada secara sistematis. Pihak ADOR sendiri diharapkan segera memberikan tanggapan resmi terkait bukti teknis yang diajukan oleh penggugat di hadapan hukum.
Kasus ini menambah daftar panjang sengketa hak cipta yang menimpa grup di bawah naungan HYBE Labels tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Jika terbukti benar maka konsekuensi hukum dan finansial dapat berdampak langsung pada distribusi lagu tersebut di berbagai platform digital dunia.
Fokus utama sengketa ini terletak pada pembuktian orisinalitas melodi utama yang menjadi ruh dari lagu tersebut di telinga pendengar. “Terdapat kesamaan yang tidak dapat disangkal pada bagian melodi utama dan top line yang merugikan klien kami,” kata perwakilan hukum penggugat.



