Ohira Shosei Tinggalkan JO1 Setelah Laporan Perselingkuhan dengan Iida Shizuku ME: I

Muflihah

BENUANTA Anggota grup idola JO1 Ohira Shosei secara resmi dinyatakan keluar dari grup yang telah membesarkan namanya tersebut. Keputusan besar ini diambil pihak agensi menyusul laporan mengenai skandal hubungan asmara ganda yang juga menyeret nama anggota grup ME I Iida Shizuku.

Pihak Lapone Entertainment selaku agensi yang menaungi sang artis memberikan pernyataan tegas mengenai pemutusan kontrak tersebut. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari investigasi internal mengenai isu perselingkuhan yang mencuat ke publik pada Jumat (01/05/26).

Dampak Skandal Hubungan Ganda Terhadap Karier

Agensi menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Ohira telah menyebabkan hilangnya kepercayaan yang sangat besar dari pihak perusahaan. Selain itu perilaku tersebut dianggap telah melanggar prinsip serta moralitas yang seharusnya dijaga oleh seorang figur publik demi menjaga perasaan para penggemar.

Pihak manajemen merasa sangat menyesal karena insiden asmara ini telah menimbulkan kekecewaan mendalam bagi komunitas penggemar yang selama ini memberikan dukungan tulus. Agensi menegaskan bahwa menjaga integritas grup JO1 adalah prioritas utama sehingga perpisahan menjadi jalan yang harus ditempuh.

Perusahaan menyatakan bahwa mereka telah melakukan diskusi mendalam dengan Ohira sebelum akhirnya sepakat untuk mengakhiri kerja sama manajemen secara permanen. Penggemar diminta untuk memahami bahwa keputusan pahit ini diambil demi masa depan grup dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegaduhan yang terjadi.

“Kami sangat menyesal mengumumkan bahwa setelah diskusi panjang kami memutuskan untuk mengakhiri kontrak manajemen dengan Ohira Shosei,” jelas manajemen.

Kabar ini juga berimbas pada Iida Shizuku yang juga dilaporkan meninggalkan grup ME I tak lama setelah skandal asmara ini menjadi konsumsi publik. Kedua idola tersebut menjadi sorotan tajam setelah bukti mengenai hubungan mereka yang melibatkan pihak ketiga terungkap melalui laporan media.

Pihak agensi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh staf dan mitra kerja yang ikut terdampak oleh masalah pribadi yang melibatkan artis mereka. Manajemen berkomitmen untuk memperkuat pengawasan internal agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan merugikan banyak pihak di masa mendatang.

“Kami memohon maaf yang sebesar besarnya kepada para penggemar yang telah mendukung JO1 selama ini atas berita yang mengecewakan,” tutup agensi.

Bagikan:

Baca Juga