BENUANTA – Kehadiran tikus di dalam rumah seringkali menjadi masalah serius bagi kebersihan dan kesehatan penghuninya. Banyak orang memilih jalan pintas dengan menggunakan racun kimia yang justru berisiko membahayakan hewan peliharaan maupun anggota keluarga pada Senin (20/4/26).
Padahal terdapat berbagai metode yang lebih manusiawi dan aman untuk mengusir hama ini tanpa perlu menyakiti. Penggunaan bahan alami menjadi solusi cerdas untuk menjaga lingkungan rumah tetap steril namun tetap ramah lingkungan.
Memanfaatkan Aroma yang Dibenci Tikus
Salah satu cara paling efektif adalah dengan memanfaatkan indra penciuman tikus yang sangat sensitif terhadap bau menyengat. Bahan seperti minyak peppermint atau daun mint segar dapat diletakkan di sudut rumah yang sering dilewati tikus untuk memicu efek jera.
Selain itu aroma dari bawang putih dan bawang merah juga terbukti ampuh membuat tikus enggan mendekat ke area dapur. Irisan bawang yang diletakkan di celah pintu atau ventilasi akan mengeluarkan aroma tajam yang sangat tidak disukai oleh hewan pengerat tersebut.
Langkah pencegahan juga bisa dilakukan dengan menanam tumbuhan pengusir tikus seperti lavender di area taman atau pintu masuk. Selain memberikan wangi yang menenangkan bagi manusia aroma lavender merupakan ancaman bagi koloni tikus yang mencoba masuk.
“Kami menyarankan penggunaan bahan organik agar rumah tetap aman bagi anak-anak dan lingkungan sekitar,” ujar pakar kesehatan lingkungan.



