BENUANTA – Reputasi cemerlang seorang mantan anggota grup idola papan atas Korea Selatan kini berada di titik terendah. Sang artis harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah kedapatan mengemudi dalam keadaan mabuk berat pada Sabtu (14/2/26).
Insiden ini mengejutkan publik mengingat sosoknya yang selama ini dikenal sebagai bintang berbakat dengan basis penggemar besar. Namun tindakan ceroboh tersebut kini mengancam kelanjutan kariernya di dunia hiburan yang telah dibangun bertahun-tahun.
Penangkapan di Kawasan Gangnam
Kepolisian Seoul mengamankan sang mantan bintang idola setelah mobil yang dikendarainya menabrak pembatas jalan di kawasan Gangnam. Petugas yang tiba di lokasi mencium aroma alkohol yang sangat menyengat dari dalam kendaraan pelaku.
Hasil tes menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya jauh melampaui batas yang diizinkan oleh undang-undang lalu lintas setempat. Akibat pelanggaran serius ini pihak berwenang langsung mencabut izin mengemudi sang artis di tempat kejadian.
Petugas kepolisian menyatakan bahwa pelaku ditemukan dalam kondisi kesadaran yang sangat rendah saat diamankan. Hal ini membuat proses pemeriksaan awal sempat tertunda karena kondisi fisik sang artis yang tidak stabil.
“Kadar alkohol dalam darahnya sangat tinggi hingga mencapai tingkat yang mengharuskan pencabutan lisensi mengemudi secara permanen,” ujar perwakilan kepolisian.
Dampak Fatal Bagi Karier
Kabar penangkapan ini langsung memicu reaksi negatif dari masyarakat dan netizen yang sebelumnya sangat mengagumi karyanya. Banyak pihak menilai tindakan mengemudi saat mabuk adalah kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun.
Kejatuhan tragis ini diperkirakan akan membuat sang artis sulit untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari industri televisi maupun periklanan. Skandal DUI di Korea Selatan dikenal sebagai salah satu faktor utama yang mampu mengakhiri karier seorang publik figur secara instan.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa pelaku terlihat kesulitan untuk sekadar berdiri tegak saat diminta turun dari mobilnya. Ia menambahkan bahwa insiden tersebut hampir saja membahayakan nyawa pengguna jalan lainnya yang sedang melintas.
“Dia bahkan tidak bisa berjalan dengan lurus dan terlihat sangat bingung saat petugas mencoba berbicara kepadanya,” kata saksi tersebut.



