BENUANTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi memobilisasi ratusan armada transportasi daring khusus. Sebanyak 350 unit Ojol Berlian atau Ojek Online Bersama Lindungi Anak dilepas untuk beroperasi di jalanan Kota Samarinda.

Prosesi pelepasan konvoi ini dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesejahteraan Rakyat, Arief Murdiyatno. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltim pada Senin (9/2/2026).
Inovasi ini digagas sebagai respons atas kebutuhan rasa aman bagi masyarakat saat beraktivitas di ruang publik. Kehadiran armada khusus ini diharapkan menekan potensi tindak kejahatan di jalan raya.
Arief menilai kelompok perempuan dan anak membutuhkan proteksi ekstra karena tingginya risiko kekerasan di luar rumah. Ia menyebut program ini sebagai terobosan layanan yang menyasar kebutuhan mendesak tersebut.
“Ini adalah bentuk pelayanan yang spesifik dan khusus bagi perempuan dan anak,” tegas Arief.
Sinergi Lintas Sektor

Operasional Ojol Berlian bukan sekadar kerja tunggal pemerintah daerah. Program ini melibatkan kolaborasi padu antara aplikator transportasi, aparat kepolisian, dan elemen masyarakat lainnya.
Sinergi ini dinilai vital untuk menciptakan ekosistem saling menjaga. Kepedulian bersama menjadi kunci agar kelompok rentan benar-benar terlindungi dari segala bentuk ancaman fisik maupun psikis.
Laporan instansi teknis mencatat kesiapan 350 unit armada sebagai tahap awal operasional. Jumlah ini diproyeksikan mampu mengakomodasi kebutuhan transportasi aman meski peluang penambahan unit di masa depan tetap terbuka.
Arief berharap kehadiran ratusan “bodyguard” jalanan ini menjadi solusi konkret atas kecemasan warga.
“Dengan adanya layanan ini, diharapkan perempuan dan anak dapat beraktivitas tanpa rasa was-was dan takut akan terjadinya tindak kekerasan,” pungkas Arief.



