BENUANTA – Aktor papan atas Korea Selatan, Park Seo Joon, melontarkan kritik tajam terhadap kondisi industri hiburan saat ini. Ia menyoroti fenomena berita palsu atau hoaks yang semakin meresahkan di tengah gempuran media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Park Seo Joon dalam sebuah sesi wawancara di Gangnam, Seoul, baru-baru ini. Diskusi ini menandai refleksi 15 tahun perjalanan kariernya di dunia seni peran.
Menurutnya, lingkungan media saat ini telah kehilangan sisi kemanusiaan yang dulu pernah ia rasakan. Informasi kini diproses secara instan dan dikonsumsi layaknya barang sekali pakai tanpa memedulikan kebenaran.
Ia mengenang masa awal debutnya ketika interaksi antara aktor dan jurnalis terasa lebih hangat dan tulus. Kala itu, berita ditulis berdasarkan fakta yang diverifikasi melalui tatap muka langsung.
Rindu Interaksi Tulus
Bintang drama Waiting for Gyeong-do ini tidak memungkiri bahwa perubahan zaman memang tak terelakkan. Namun, ia tetap menyayangkan hilangnya “romantisme” jurnalistik di era digital yang serba cepat ini.
Park Seo Joon merasa bahwa banyak berita saat ini hanya mengejar sensasi semata. Hal ini seringkali merugikan para pelaku industri hiburan yang menjadi objek pemberitaan.
Meski memahami pergeseran tersebut, aktor berusia 37 tahun ini mengaku sulit menerima ketidakjujuran dalam beberapa pelaporan digital. Ia berharap nilai-nilai ketulusan dalam penyampaian informasi dapat kembali dijunjung tinggi.
“Saya menyesalkan informasi modern yang seringkali diproses secara berlebihan dan dikonsumsi sebagai konten sekali pakai,” ujar Park Seo Joon.



