BENUANTA – Masjid Besar Al-Idzhar di Kecamatan Sebulu resmi dibuka untuk masyarakat setelah diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. Kehadiran rumah ibadah megah ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga bukti kuatnya solidaritas warga yang bergotong royong mewujudkan pusat spiritual dan sosial baru.
Bupati Edi yang hadir sekaligus dalam rangkaian safari subuh, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan, keterlibatan pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menunjukkan nilai kebersamaan yang mampu melahirkan karya monumental.
“Masjid ini akan menjadi ruang pembinaan, pusat ibadah, sekaligus wadah mempererat persaudaraan,” ucap Edi.
Lebih lanjut, Edi menekankan peran penting generasi muda dalam menghidupkan masjid melalui program Gerakan Masjid Al-Idzhar (GEMA). Program ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi remaja untuk mengembangkan kegiatan keagamaan, sosial, hingga pembinaan karakter.
Pemerintah menilai, kontribusi aktif pemuda sangat dibutuhkan agar masjid tetap dinamis dan bermanfaat luas bagi masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang melatarbelakangi pembangunannya, Masjid Al-Idzhar diharapkan hadir sebagai simbol persatuan umat sekaligus pusat penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kultural di Sebulu. Kehadirannya diyakini mampu memperkokoh persaudaraan antarwarga serta menjadi pilar pembangunan berbasis spiritualitas. (Mam/Adv/DiskominfoKukar)



