Ragnarock Launching MV Kosong, Lagu Cadas Yang 'Religius'

Ragnarock Launching MV Kosong, Lagu Cadas Yang 'Religius'
Logo Band Ragnarock

Band cadas asal Bulungan, Ragnarock, Sabtu 7 Oktober kemarin merilis musik video mereka yang berjudul Kosong di situs berbagi video YouTube. Lagu bertemakan 'religius' ini sendiri adalah salah satu single di album Memorabilia.

Band yang digawangi Rizki sebagai vokalis, Aink sebagai gitaris 1, Udien sebagai gitaris 2, Feri sebagai bassis, dan Anoy sebagai drummer ini sudah terbentuk pada tahun 2003 dengan nama Tirta Junior. Pada tanggal 5 Januari 2005 bertepatan dengan event penggalangan dana korban bencana Tsunami Aceh, band beraliran metal ini berganti nama menjadi Ragnarock hingga kini.

Lagu Kosong yang ditulis oleh Aink sang gitaris ini menceritakan tentang perjalan kehidupan seseorang yang terpuruk dan jauh dari kebaikan.

"Seseorang yang hanya menikmati dan merangkul semua dosa duniawi. Seseorang yang tidak pernah peduli terhadap sesama, kehidupan, dan lupa cara mengenal Tuhan," tulis pemuda bertalenta yang memiliki nama asli Abdul Haris kepada media ini melalui pesan WhatsApp (09/10).

Penasaran dengan lagu cadas 'religius' tersebut, berikut ini video dan liriknya.

KALA NURANI MEMBEKU

JIWA TERPERANGKAP LARA

MATI BUKANLAH MATI

HANYA BERNAPAS TANPA NYAWA

LANGKAH SURAM MEMBURAM

MENUNTUN RAGA TAK BERARAH

TANGAN TERKEPAL TANPA SUARA

BATIN PUN SESAK SEMPURNA

JIWA RAGA INI MATI RASA

MENUNGGU CAHAYA DI DALAM DOA

HINGGA MASA TELAH DI UJUNG SENJA

TAK BERUBAH SAMPAI FAJAR TIBA

KESUNYIAN INI TERUS HAMPIRI

MENARI DI ATAS DOSA DUNIAWI

KEDAMAIAN INI TAK AKAN ABADI

HINGGA BULAN MENCAIR DAN PERGI

KOSONG MENDERA, JIWA MERONTA

TERJERAT LUKA, DITERKAM LARA

KOSONG MENDERA, JIWA MERONTA

TERKOYAK HAMPA, PERIH TAK MEREDA

HILANG SEMUA LUKA

TERUS MEMBEKAS DIDALAM JIWA

HAPUSKAN SEMUA DOSA

TERUKIR PENA DI DALAM LARA

Pilih Bangga Bangga 100%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 0%

Bagaimana menurutmu Peradi?

Berikan komentarmu